rss_feed

Pekon Gading Rejo Timur

JL. ISMAIL RT.002 RW.002
Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung , Kode Pos 35372
Motto Pekon: Jejama Secancanan

mail_outline gatimintegritas@gmail.com

Perayaan
Hari Bumi
  • AMBAR ANDAYONO

    Kepala Pekon

    Tidak Ada di Kantor
    -
  • RAHMAT NUR SOLEH

    Sekretaris Pekon

    Tidak Ada di Kantor
    -
  • LINDARSIH

    Kaur Umum

    Tidak Ada di Kantor
    -
  • ENDRASWANTO

    Kasi Kesejahteraan Rakyat

    Tidak Ada di Kantor
    -
  • EVI DWI JAYANTI

    Kaur Keuangan

    Tidak Ada di Kantor
    -
  • HESA MULYANTO

    Kasi Pelayanan

    Tidak Ada di Kantor
    -
  • NOVI ANISA

    Kasi Pemerintahan

    Tidak Ada di Kantor
    -
  • ARIS RIYADI

    Kaur Perencanaan

    Tidak Ada di Kantor
    -
  • EDI SAPUTRO

    KADUS RW 001

    Tidak Ada di Kantor
    -
  • ARIF YULIANTO

    KADUS RW. 002

    Tidak Ada di Kantor
    -
  • IKA PUSPITA SARI

    Operator Pekon

    Tidak Ada di Kantor
    -
  • AGUS PRAMONO

    KETUA RT.001 RW.001

    Tidak Ada di Kantor
    -
  • SISWANTO

    KETUA RT.002 RW.001

    Tidak Ada di Kantor
    -
  • HADI MIHARJO

    KETUA RT.003 RW.001

    Tidak Ada di Kantor
    -
  • SUPRAPTO

    KETUA RT.001 RW.002

    Tidak Ada di Kantor
    -
  • SUPARJO

    KETUA RT.002 RW.002

    Tidak Ada di Kantor
    -
  • TOTOK SUJADI

    KETUA RT.003 RW.002

    Tidak Ada di Kantor
    -
  • SULISTIYO

    KETUA RT.004 RW.002

    Tidak Ada di Kantor
    -
  • JAMIN

    KETUA RT.005 RW.002

    Tidak Ada di Kantor
    -
  • SUPARNO

    KETUA RT.006 RW.002

    Tidak Ada di Kantor
    -

settings Pengaturan Layar

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PEKON GADINGREJO TIMUR KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU
fingerprint
KETERAMPILAN MEMBATIK (BATIK TULIS) Pekon Gadingrejo Timur

20 25-0 09:28:42 1.974 Kali

Kata “batik” berasal dari gabungan dua kata bahasa Jawa: “amba”, yang bermakna “menulis” dan “titik” yang bermakna “titik”.

Batik tulis dikerjakan dengan menggunakan  canting  yaitu alat yang terbuat dari tembaga yang dibentuk bisa menampung malam (lilin batik) dengan memiliki ujung berupa saluran/pipa kecil untuk keluarnya malam dalam membentuk gambar awal pada permukaan kain. 

Gambar batik tulis bisa dilihat pada kedua sisi kain nampak lebih rata (tembus bolak-balik) khusus bagi batik tulis yang halus. Warna dasar kain  biasanya  lebih muda dibandingkan dengan warna goresan motif (batik tulis putih/tembokan). Setiap potongan gambar (ragam hias) yang diulang pada lembar kain  biasanya  tidak akan pernah sama bentuk dan ukurannya.

Berikut ini adalah proses pembuatan batik tulis
 
1. Pencucian mori: tahap pertama adalah pencucian kain mori untuk menghilangkan kanji, dilanjutkan dengan pengloyoran (memasukkan kain ke minyak jarak/minyak kacang dalam abu merang/londo agar kain menjadi lemas), dan daya serap terhadap zat warna lebih tinggi. Agar susunan benang tetap baik,  kain dikanji  kemudian dijemur, selanjutnya dilakukan pengeplongan (kain mori dipalu untuk menghaluskan lapisan kain agar mudah
dibatik).
2. Nyorek/mola: membuat pola di atas kain dengan cara meniru pola yang sudah ada (ngeblat). Contoh pola  biasanya dibuat di  atas kertas dan kemudian dijiplak sesuai pola di atas kain. Proses ini bisa  dilakukan dengan membuat pola  di atas  kain langsung dengan canthing maupun dengan menggunakan pensil.  Agar proses pewarnaan  bisa  berhasil dengan bagus atau tidak pecah, perlu mengulang batikan di kain sebaliknya. Proses ini disebut gagangi.
3. Membatik/nyanting: menorehkan malam batik ke kain mori yang dimulai dengan nglowong (menggambar garis luar pola dan isen-isen). Di dalam proses isen-isen terdapat istilah nyecek yaitu membuat isian di dalam pola yang sudah dibuat, misalnya titik-titik. Ada pula istilah nruntum yang hampir sama dengan isen-isen namun lebih rumit. Lalu dilanjutkan dengan nembok (mengeblok bagian pola yang tidak  akan diwarnai atau akan diwarnai dengan warna yang lain).
4. Medel:  pencelupan  kain yang sudah dibatik ke cairan warna secara berulang kali hingga mendapatkan warna yang dikehendaki.
5. Ngerok dan nggirah:  malam pada kain mori dikerok dengan lempengan logam dan dibilas dengan air bersih, kemudian diangin-anginkan hingga kering.
6. Mbironi: menutup warna biru dengan isen pola berupa cecek atau titik dengan malam.
7. Nyoga:  pencelupan kain untuk memberi warna coklat pada bagian-bagian yang tidak ditutup malam.
8. Nglorot: melepaskan malam dengan memasukkan kain ke dalam air mendidih yang sudah dicampuri bahan untuk mempermudah lepasnya lilin. Kemudian dibilas dengan air bersih dan diangin-anginkan. 

Sebagai anak bangsa tentunya kita sangat bangga sekali bisa melestarikan dan menghargai hasil karya dari bangsa kita sendiri.

chat
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat

account_circle Pemerintah Pekon

assessment Statistik

share Sinergi Program

Alamat : JL. ISMAIL RT.002 RW.002
Pekon : Gading Rejo Timur
Kecamatan : Gading Rejo
Kabupaten : Pringsewu
Kodepos : 35372
Telepon :
No. HP :
Email : gatimintegritas@gmail.com

work Jam Kerja

Hari Mulai Selesai
Senin
08:00:00 16:00:00
Selasa
08:00:00 16:00:00
Rabu
08:00:00 16:00:00
Kamis
08:00:00 16:00:00
Jumat
08:00:00 16:00:00
Sabtu
Libur
Minggu
Libur

map Wilayah Pekon

insert_photo Galeri

message Komentar Terkini

  • person Penduduk Biasa

    date_range 14 September 2016 06:09:16

    Selamat atas kemajuan Desaku [...]

contacts Media Sosial

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini : 125
Kemarin : 44
Total Pengunjung : 128.904
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.216.32
Browser : Mozilla 5.0
TRANSPARANSI ANGGARAN
Sumber Data : Siskeudes
insert_chart
APBP 2026 Pelaksanaan

Realisasi | Anggaran

insert_chart
APBP 2026 Pendapatan

Realisasi | Anggaran

insert_chart
APBP 2026 Pembelanjaan

Realisasi | Anggaran